Friday, April 16, 2010

Igor yang cerewet

Well, Igor emang diam kalau di depan komputer… tapi dia ternyata juga ‘demanding’ dan super cerewet.
Kejadian ini waktu aku dititipin untuk membelikan ‘de Crepes’ sama Igor yang waktu itu harus terjebak di ruangku karena motor-nya aku pinjam. Aku tidak sempat tanya dia mau ‘de Crepes’ rasa apa karena aku juga tergesa-gesa waktu berangkat. Jadi sampai di depan yang jual ‘de Crepes’ aku telpon dia untuk tanya dia mau rasa apa…

Ik: Halo … de Crepes-mu mau rasa apa?
Ig: Ha??? Apa??? (dengan suara cemprengnya)
Ik: DE CREPES-MU MAU RASA APA???
Ig: Oooo … pisang sama keju …
Ik: (ke penjual ‘de Crepes’ dengan masih on-line di telpon) satu yang rasa pisang keju …
Ig: ehhhh…ehhh … madam … sama coklat …
Ik: (ke penjual ‘de Crepes’) sama coklat …
Ig: ehhhh… kejunya nggak usah …
Ik: (ke penjual ‘de Crepes’) eh … bentar keju-nya nggak usah …
Ig: madam … madam … bukan kejunya ding … coklatnya nggak usah …
Ik: (ke penjual ‘de Crepes’) sik … sik … bentar … kejunya iya …coklatnya nggak usah ..
(ke Igor) bener ki??? Nanti mbok ganti lagi?
Ig: bener … eh … terserah madam wis …
Ik: (menutup telpon dan mbatin: “owalah le … gak ngerti ki sing dodol hawane wis arep mateni aku” (terjemahan: Ya ampun kid … ini yang jualan udah mau mbunuh aku…)

Kejadian lain waktu muka dan tanganku harus diberi lulur hijau karena aku harus berperan jadi ‘GRINCH’ di drama natal dengan anak angkatan 2006. Ria yang berjanji meluluriku sudah disibukkan oleh anak2 lain yang minta didandani dan aku tidak tahu harus minta bantuan siapa sampai tiba2 Igor dan Dany muncul. “Tolong dong aku diluluri…,” aku minta tolong. Seketika naluri ‘perempuan’ Igor muncul… dan dia mulai dengan riang mencampur lulur dengan warna hijau dan meluluri mukaku:

Ig: Jangan gerak2 …
(plok … mukaku diberi lulur dengan gaya tukang menyemen tembok…)
Ik: hu uh …
Ig: Sudah… Jangan GERAK!
(plok … plok … lulur tambah tebal di mukaku)
Ik: hu uh … (susah payah mengeluarkan suara)
Ig: Kepalanya jangan GERAK-GERAK!!!
Ik: hu uh … (dan nggak sengaja nyengir…)
Ig: JANGAN KETAWA… INI LULURNYA PECAAHH!!!
Ik: HU UH … kamu cerewet … (kataku susah payah…)
Ig: AHHHH … udah dibilang jangan ngomong …

Aku yang pantasnya jadi tante ceriwis tampaknya tak mungkin menandingi Igor untuk urusan makanan dan gaya…

Ps. Eh … kid … aku waktu itu beli ‘de Crepes’ pake uangku ya? Udah mbok ganti belum???

2 comments:

igor said...

count, how much you write down my name on your blog..
BEST HIT!
hahahah

Angelika Riyandari said...

banyak ya???
soalnya selama aku main sama kamu, bawaannya apes mulu ...