Tuesday, February 23, 2010

I love him

I love his hair…
Love the way he lets it loose
I love his eyebrows …
Love the way they shape like rainbows
I love his eyes …
Love the way he stares innocently
I love his lips…
Love the way he smiles
I love his strong neck…
Love the way he turns to see me
I love the colour of his skin …
Love the way it makes him handsomely attractive
I love his shoulders …
Love the way he hunches
I love his hands …
Love the way he plays his fingers nervously
I love his back …
Love the way he bends his body
I love his legs …
Love the way he moves them anxiously

Good bye … Adieu …
I am folding my laptop …
Leaving him behind …
See you … Au revoir …
Hoping to see him again …

@48cool

Tuesday, February 16, 2010

It’s just me

Heated arguments, broken glass, broken heart
Too late to reverse it, too messy to fix

I let the devil have me
Cutting the already bleeding heart
If I can turn back the time I will
But I can’t

(So) If I said something wrong, forgive me
It’s just me

@48cool

Sunday, February 14, 2010

Love-Hate (FVCKLENTINE 2010)

Our relationship is ...

A LOVE-HATE RELATIONSHIP ...

I love to hate you ...

And you hate to love me ...

HAPPY FVCKLENTINE 2010


Note:
1. love-hate = benci tapi rindu, maksud sebenarnya adalah sama2 suka tapi sering misunderstanding jadi nggak nyambung2.
2. love to hate = sangat suka membenci alias benci banget
3. hate to love = nggak suka/nggak mau mencinta alias benci

Friday, February 12, 2010

Suara 'elek' Igor

Baca posting di wall-ku bahwa kamu kirim rekaman medley lagu-lagu Mekipukino dengan tekanan kalau bisa didengarkan waktu 'aku kangen sama suara elekmu', sudah membuatku 'prepare for the worst'. Jadi habis 'download', aku sudah siap hati buat dengar medley itu.

Satu hal yang aku 'appreciate' dari kamu adalah idemu yang nggak ada matinya, ada aja ide yang terlintas di kepalamu untuk (???) ...nggak tahu apa ... menghabiskan waktu ...???... mengekpresikan diri ...???... sekedar menghabiskan tenaga yang berlebih ...???... simply smashing urself to the wall pokoknya ...

Now ...
Dengar medley itu untuk pertama kali... membuatku 'merem-merem' bukan karena 'ecstasy' tapi lebih ke 'agony' ... terutama kalau pas nada yang tinggi ... adowww ... miris ....
Tapi setelah ndengerin lebih dari sekali, seperti biasa ... I just get used to it ... dan aku mulai bisa pelan-pelan 'enjoy' the medley dengan suaramu yang kadang 'bulet' bagus ... dan lebih sering cempreng...10%-90%.

Yang pertama (judulnya apa ya? Gondu aku?) menyenangkan... karena tragis... menyentuhhhhhh di bagian 'tulung mbok aja dijaluk ...sing liya wae ... njaluk sing liya wae...kowe rak mesakke aku? Kowe rak mesakke aku? Mbayangke nek misale kowe dadi aku...' baik liriknya, nadanya, cara kamu nyanyi; benar-benar jeritan anak yang di 'bully' ... (kamu pernah jadi korban 'bullying' ya?) ... dan cara-mu bilang 'Asu' bagus ... nggak berani marah tapi ya marah ...

Waktu nyanyi 'sedo', nada-mu kurang ada gelo-nya ... kamu kaya'nya excited dan menikmati 'ndas remuk' dibandingkan kehilangan 'bojo' ... it's just so you ... insensitive... :D. Nggak komentar soal lagunya, udah pernah komentar panjang soalnya.

we_dan_ron_dhe (?),
...kok jadi mengingatkanku sama Tanah Mas, rumahmu (sepinya gang depan rumah, dapur dgn hidden passage ke aquarium) dan entah kenapa, ibu Ika ya ... ibu yang sungguh kuat dan tabah...considering bisa bertahan dengan anak seperti kamu...
dengan kata lain... aku suka lagunya...flownya enak...manis... sekalipun di bagian terakhir suaramu paling parah rusaknya ...

Nggak mau dan nggak bisa mbandingkan cara kamu dan dimas nyanyi lagu ini. Aku udah ndengerin yang versinya dimas berkali-kali; dan 'sangat suka' lagu plus cara dimas nyanyi. Cara kamu nyanyi lagu ini lebih bertenaga 'sense'-nya, kalau dimas nyanyi-nya bener-bener memelas karena nggak punya duit dan juga udah semi hopeless sama temannya yang pinjam duit tapi nggak maksa (pengalaman pribadi kali ya?), ini kamu lebih 'mengancam': "Tiwas rong sasi luwih kesel aku ngenteni sajak kowe kok tuman ... ... Ndi duitku sing mbok silih!!!"

Yang terakhir juga nggak tahu judulnya, 'Jomblo' (?) ... . Ini sih lagu jeritan hati ... jadi susah ngomentarinnya ... sama seperti lagu-lagu mellow lain ... easy listening dan sweet aja ... cenderung memelas. Dari segi tema nggak 'particular'. ...

Overall, frankly speaking ... lagu-lagunya bagus ... temanya variatif... bahasanya juga mix ... soal musiknya, lha ini ... aku nggak expert ... you've got to teach me bout it; but sebagai pendengar aku 'enjoy'...

Yang main music intruments-nya siapa aja?
Aku kok punya perasaan, kamu nggak begitu konsen sama nyanyimu karena berusaha ngepaskan sama music instruments-nya ya... sama kaya' waktu lagu ' I'm sinking-nya Mr O***.'

Dan tahukah kamu suara-suara di background-nya ada yang pas banget:
1.di lagu sedo, pas 'nyasar neng ngisore bane ..." ada suara motor 'brooommmm ...broommmmm'
2.di lagu we-dan-ron-dhe pas 'turu nganti bengi ...tangi jam rolasan' ada suara 'kriet...kriet... kriiet' kaya orang nimba... pas banget sama suasana lagu yg di malam hari ...spooky...
3.lagu terakhir, ada suara motor lagi ... di hampir akhir lagu ... 'werrrrrrrr'

(For Your Information/FIY: 'The Agony and The Ecstasy' adalah biografi tentang pengalaman dan perasaan Michelangelo selama 4 tahun (?) waktu melukis The Creation and Fall of Man di Sistine Chapel, Vatican City)

Tuesday, February 2, 2010

That’s it

I don’t wanna give a damned to things you say
But can I …?
When you overflow me with …
Never a promise I know but (sweet) words …
You steal my world … it just stops revolving and stops spinning
You rob my air … leave me suffocated and dizzy …
I come to the term that I’ll die without you …

Try to understand things you say, things you do …
Try to picture the world you are in …
But my memory fails me …
We’re just too different …
In time and place …
And there is no ‘if’ in this cruel world …
We just have to take it the way it is …
No use to fight … no use to cry …
But to survive … (you’re right)

So … if I’ve ever troubled you
I’m sorry … I’m really sorry …
No matter how unnecessary my sorry is for you …
It’s time for me to move on … to let you go …
And never turn back …
The best way I can …

@48cool

Thursday, January 28, 2010

Kamu Gitu Sih - Sebuah drama pendek

*Terinspirasi REAL STATUS dan COMMENTS Danty, Inggrit, Ike, Yoedha pada FACEBOOK Danty … Jam yang tertera di situ ‘real time’ kecuali yang awal di narasi sama yang Yoedha, yang sebenarnya hari berikutnya*


[Di sebuah bar kecil di tengah kota metropolitan ‘Dark Shadow’ jam 8.30 malam, di sebelah kiri ada pintu masuk ke bar, di hampir tengah agak ke kiri ada meja bar ukuran medium dengan bangku-bangku untuk duduk, di sebelah kanan meja bar ada meja dan kursi. 4 set 1 meja 2 kursi di pinggir jendela besar dengan pemandangan jalan, 3 set 1 meja 4 kursi dan 1 set 1 meja 8 kursi. Suasana cukup ramai dengan suara dentingan gelas, obrolan, tawa, makian dari masing-masing meja. Di belakang meja bar, seorang bartender pria, YOEDHA, melayani permintaan pelanggan dibantu 1 pelayan wanita dan 1 pelayan pria. Di depan meja bar, duduk 3 perempuan membelakangi penonton. INGGRIT duduk di bangku paling kiri, agak serong ke kanan. DANTY duduk di sebelah kanan Inggrit, agak serong ke kiri. IKE duduk di sebelah kanan Danty, menghadap ke bartender. INGGRIT memegang gelas berisi Scotch Whiskey dengan tangan kiri, tangan kanan diletakkan di pangkuan sambil memegang dompet Christian Dior keluaran terbaru, memakai baju terusan hitam pendek bermerek Gucci, dan bersepatu tumit tinggi Manolo Blahnik dengan warna senada, matanya ke arah gelas. DANTY memegang gelas Brandy dengan tangan kanan, memainkan mobile phone berwarna emas keluaran Prada dengan tangan kiri, memakai jeans Calvin Klein model hipster, memakai kaos warna pink dengan brand DKNY, memakai boots Marc Jacobs, matanya ke arah gelas. IKE memegang gelas berisi Tequila dengan kedua tangan, memakai celana panjang hitam casual Chanel dengan atasan putih dengan merek sama, memakai sepatu sandal hitam Giorgio Armani dan membawa tas ransel kecil keluaran YSL, matanya ke arah gelas. Ketiga perempuan itu tenggelam dalam pikiran masing-masing, tidak bercakap-cakap, tidak bersuara, tidak minum, hanya memegang dan menekuri gelas masing-masing.]

…

[Jam 9.34, Danty mengangkat gelasnya, meminumnya sedikit, meletakkan kembali gelas itu ke meja]

DANTY. Kamu gitu sih [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 9.36, Inggrit memandang Danty, mengangkat gelas, meminum sedikit dan meletakkan kembali gelas itu. Memindahkan tangan kanan ke atas meja.]

INGGRIT. apa sich... [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 10.01, Danty meminum separuh sisa brandy-nya, meletakkan gelas kembali ke meja, menghela nafas.]

DANTY. ya gitu sihhhh [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 10.02, Inggrit memandang Danty dengan ekspressi datar, meminum scotch whiskey-nya.]

INGGRIT. apa sich... [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 10.11, Danty meminum brandy-nya sedikit lagi, memegangi gelas dengan kedua tangan.]

DANTY. ga tau sihh [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 12.27, Ike mengangkat gelasnya, meminum seluruh isinya, meletakkan kembali gelas ke meja, memegang gelas dengan kedua tangan.]

IKE. iya juga sihhh bingung ... [lalu diam, tenggelam dalam pikirannya sendiri]

[Jam 2.43, Yoedha berdiri di depan Danty, kaki disilangkan, tangan yang satu di atas perut, tangan yang lain memegangi dagu.]

YOEDHA. [dengan gaya lebay…] yOEdha ga gitu dehhhhhhh ...


LAYAR DITUTUP


Ps. Aku tertarik dengan ‘flow’ status dan comment-nya, persis seperti drama absurd… dengan percakapan minimal dan jeda waktu yang panjang … bicara tanpa ada komunikasi…

Sunday, January 17, 2010

Pelangi Untukmu

Aku pernah tanya padamu: “Apa yang bisa kuberikan padamu untuk membuatmu tersenyum?”

Kau bilang dengan lirih: “Lukiskan pelangi untukku di langit, biarkan pelangi tersenyum untukku yang sudah tak mampu tersenyum. Biarkan dia memberi warna-warna lain pada birunya langit yang sebiru hatiku.”

Hari ini aku katakan padamu: “PELANGI INI UNTUKMU …!”


Ps. Thanks to Rina untuk inspirasinya tentang pelangi dan Yosi untuk kata 'lirih'